Menjaga Hati di Tengah Riuh Kebencian

Catatan Buku Harian: Menjaga Hati di Tengah Riuh Kebencian
Please wait 0 seconds...
Scroll Down and click on Go to Link for destination
Congrats! Link is Generated
Gambar Bukit bayangan Penanggungan

Hari ini aku merenung lagi tentang betapa melelahkannya hidup jika aku terus-menerus mencoba mengendalikan apa yang ada di luar kuasaku. Sadar atau tidak, menutup mulut orang-orang yang tidak suka atau membenciku itu adalah hal yang mustahil. Mereka akan selalu punya alasan untuk bersuara. Namun, hari ini aku mengingatkan diriku sendiri: menutup telingaku dari bisingnya ucapan mereka sebenarnya sangat mudah dilakukan, asalkan aku mau melatih hati ini dengan kesabaran dan keikhlasan.

Lantas, seburuk apa pun orang-orang membicarakan jalanku, sebanyak apa pun energi kebencian yang mereka tebarkan, bahkan jika suatu hari nanti mereka tega memfitnahku tanpa belas kasih... aku memilih untuk membiarkannya. 

Benar-benar membiarkannya berlalu bagai angin. Tugas utamaku di dunia ini bukanlah meluruskan semua persepsi orang, melainkan terus menjaga hatiku sendiri agar tetap kokoh, lembut, dan bersabar.

Aku tidak boleh lagi bersusah payah menggubris perkataan buruk yang mereka bisikkan di belakangku. Biarkan saja mereka membicarakanku tiada henti, menghabiskan waktu mereka sendiri. 

Hal terbaik yang harus aku lakukan cukup fokus pada hatiku, menjaganya dengan ketat agar tidak ada satu pun benih kebencian yang ikut tumbuh di dalamnya.

Kendalikan pikiranmu, wahai diri. Tuntun ia untuk selalu berpikir bijaksana dan tetap lunak melalui husnuzan (berbaik sangka). Karena cara itulah yang jauh lebih baik, yang akan membuatmu memiliki ruang lapang untuk terus bersabar.

Aku harus lebih ketat mengendalikan hatiku mulai sekarang. Jangan pernah biarkan diriku terpancing oleh keadaan, lalu larut dalam emosi yang merusak. Sebaliknya, aku ingin memperlihatkan kepada dunia dan kepada mereka bahwa aku baik-baik saja, meski dicaci dan diperlakukan buruk. Bukan untuk sombong, tapi untuk menunjukkan bahwa kedamaianku tidak bergantung pada penilaian mereka.

Sebab aku tahu, pembalasan terbaik dan terindah kepada mereka yang selalu berlaku buruk adalah dengan tetap bersabar dan ikhlas. Melihatku tetap bertumbuh, tetap tersenyum, dan baik-baik saja di kala mereka berusaha keras menjatuhkanku, sebenarnya adalah hal yang paling memukul batin mereka tanpa aku harus mengotori tanganku.

Intinya, jangan pernah lagi membuang waktu berhargaku hanya untuk meratapi setiap hinaan yang mampir. Berfokus pada segala kebaikan Allah, pada nikmat-nikmat-Nya yang tak terhitung, jauh lebih menenangkan dan menyelamatkan jiwaku.

Maka tatkala ada yang kembali mengusik ketenanganku dengan kebencian, aku harus bergegas. Bergegas kembali bersandar kepada Allah, bergantung sepenuhnya pada ketetapan-Nya, dan terus berbaik sangka pada takdir-Nya. Dari sanalah aku akan mendapatkan pasokan energi spiritual yang tak habis-habis untuk tetap kuat dalam kesabaran dan keikhlasan.

Lagipula, aku harus sadar dan terbangun. Ada banyak sekali mimpi besar yang harus aku wujudkan, ada banyak hal bermanfaat yang harus aku lakukan daripada sekadar terjebak memikirkan mereka yang berniat buruk kepadamu. Aku harus berpikir cerdas, bersikap dewasa, dan tetap bijaksana menghadapi dinamika hidup ini.

Biar pun keadaan terkadang menyeretku ke dalam luka yang perih, aku akan memastikan bahwa kapasitas kesabaran dan keikhlasan di dalam dadaku harus selalu jauh lebih besar daripada rasa sakit yang aku rasakan.

Oleh sebab itu, mulai detik ini, aku berjanji pada diriku sendiri untuk belajar menutup telinganya dari hal-hal negatif yang hanya akan membuatku lemah atau memicu rasa benci. Aku memilih mengabaikan mereka yang membabi buta menaruh kebencian, mengabaikan setiap komentar buruk yang tidak membangun. Namun, aku tidak akan pernah menutup pintu hatiku untuk membalas mereka dengan kebaikan. Cukuplah kuanggap perbuatan buruk itu tidak pernah ada, dan tidak pernah berhak mengganggu ruang kehidupanku.

Iklan

sponsor

Subscribe

Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.