Kisah Cinta setelah pernikahan ( Cerita Fiktif )

Please wait 0 seconds...
Scroll Down and click on Go to Link for destination
Congrats! Link is Generated

 


Ada sebuah kisah pernikahan yang luar biasa, bukan karena kemegahannya, melainkan karena keindahan dari pengertian yang mendalam di dalamnya. Kisah tentang DEWA dan MILA, dua orang yang bersatu dalam pernikahan namun memahami bahwa cinta sejati tidak selalu tentang memiliki sepenuhnya, melainkan tentang kepercayaan, keterbukaan, dan komunikasi yang jujur.

DEWA dan MILA menikah setelah beberapa tahun bersama. Mereka saling mencintai, dan meskipun perbedaan mereka mencolok dari sifat, impian, hingga cara pandang hidup mereka merasa yakin bisa mengarungi kehidupan bersama. Namun, setelah beberapa tahun dalam pernikahan, mereka menyadari bahwa cinta tidaklah cukup untuk membuat semuanya sempurna.

Ada masa-masa sulit. Pekerjaan DEWA yang menuntutnya sering bepergian ke luar kota, dan ambisi MILA yang ingin mengembangkan kariernya sendiri membuat mereka sering berada di dua dunia yang berbeda. Tak jarang, komunikasi mereka terputus di tengah kesibukan masing-masing. Di saat itu, MILA mulai merasa kesepian, sementara DEWA merasa tidak lagi menjadi prioritas dalam hidup istrinya.

Suatu malam, setelah kesalahpahaman yang cukup besar, mereka memutuskan untuk duduk bersama di meja makan. Udara dingin malam itu tak mampu menyembunyikan ketegangan di antara mereka. Namun, di sinilah titik balik itu terjadi.

“Aku merasa kita semakin jauh,” ucap MILA dengan lirih, matanya menatap kosong pada cangkir teh di hadapannya. “Kita ada di satu rumah, tapi seperti berjalan di jalan yang berbeda.”

DEWA mengangguk, merasakan hal yang sama. “Aku juga merasa begitu. Tapi aku tak pernah ingin kehilanganmu. Aku masih mencintaimu, meskipun mungkin kita tidak selalu bisa bersama setiap saat.”

Di tengah percakapan itu, mereka mulai memahami bahwa cinta mereka bukanlah soal selalu ada di sisi satu sama lain, melainkan saling memberikan ruang untuk bertumbuh, tanpa kehilangan rasa saling percaya dan keterbukaan. Mereka menyadari bahwa pernikahan mereka bukan tentang memiliki satu sama lain sepenuhnya, melainkan tentang menjaga fondasi kepercayaan yang mereka bangun.

“Kita tak harus selalu bersama setiap waktu,” kata MILA dengan senyum kecil, “Tapi yang penting, kita harus selalu jujur dan terbuka satu sama lain. Apa pun yang terjadi, aku ingin kita terus berkomunikasi. Aku ingin tahu apa yang kau rasakan, apa yang kau pikirkan, dan aku ingin kau tahu hal yang sama dariku.”

DEWA mengangguk setuju. “Aku juga ingin begitu. Aku ingin kita bisa saling percaya, tanpa harus merasa terbebani oleh ekspektasi untuk selalu memiliki. Aku ingin kau bebas mengejar impianmu, dan aku juga ingin terus berjalan bersama, walaupun terkadang di jalan yang berbeda.”

Sejak saat itu, pernikahan mereka berubah. Mereka membangun kembali komunikasi yang sempat pudar, dan meski mereka sering menjalani hari-hari yang sibuk dan terpisah, mereka selalu berbicara dengan jujur dan terbuka. MILA tetap mengejar kariernya, dan DEWA melanjutkan perjalanannya, tetapi mereka saling mendukung dari jauh, selalu menyempatkan waktu untuk mendengarkan satu sama lain, baik lewat pesan singkat maupun panggilan telepon di tengah malam.

Pernikahan mereka bertumbuh, bukan karena mereka memiliki satu sama lain sepenuhnya, tapi karena mereka saling memberi ruang untuk tetap menjadi diri sendiri, sambil tetap hadir di hati masing-masing. Kepercayaan yang mereka miliki satu sama lain menjadi pondasi yang lebih kuat daripada sekadar keharusan untuk selalu ada di sisi fisik.

Mereka belajar bahwa cinta dalam pernikahan bukan tentang memiliki setiap bagian dari pasangan, tetapi tentang memberi dan menerima dengan kepercayaan. Bahwa pernikahan yang bahagia adalah pernikahan yang didasarkan pada komunikasi yang jujur, keterbukaan hati, dan kebebasan untuk bertumbuh bersama, meski jalan yang mereka tempuh tak selalu sama.

Dan begitulah kisah mereka berjalan, cinta yang tak harus memiliki sepenuhnya, tapi justru semakin kuat dengan kepercayaan dan komunikasi yang selalu terjaga.

 

Iklan

sponsor

Posting Komentar

Subscribe

Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.