Pertemuan ini menjadi istimewa dengan hadirnya kolaborasi lintas sektor. Selain membahas strategi dakwah, forum ini juga menjadi panggung pengenalan program unggulan dari Direktur baru RS Muhammadiyah Jombang, dr. Iwan Hartono, M.Kes, serta terobosan filantropi dari Lazismu Jombang yang disampaikan oleh Bapak Dedik Harianto, S.Pt, M.Sos.
Evaluasi PUAP dan PUSPA: Mengembalikan "Ruh" Jamaah
Sebagai agenda utama, evaluasi PUAP dan PUSPA difokuskan pada upaya mobilisasi dan regenerasi. PDM Jombang menegaskan bahwa dua pengajian rutin ini bukan sekadar ritual akhir pekan, melainkan benteng ideologi dan silaturahmi warga Muhammadiyah.
Dalam arahannya, PDM meminta seluruh PCM se-Kabupaten Jombang untuk lebih militan dalam mengajak warga, simpatisan, hingga AUM (Amal Usaha Muhammadiyah) di cabangnya masing-masing untuk memakmurkan pengajian.
"Tahun 2026 harus menjadi tahun kebangkitan jumlah jamaah. Kualitas materi kita jaga, namun kuantitas kehadiran juga harus kita dorong sebagai syiar kekuatan Muhammadiyah Jombang," ujar pimpinan sidang dalam sesi evaluasi.
RS Muhammadiyah Jombang: "Sehatkan Jamaah, Layani Umat"
Suasana optimisme terbangun saat dr. Iwan Hartono, M.Kes, selaku Direktur baru RS Muhammadiyah Jombang (RSMJ), memaparkan visi kesehatannya. Di bawah kepemimpinannya, RSMJ berkomitmen untuk tidak berjarak dengan warga persyarikatan.
dr. Iwan mengenalkan konsep layanan integratif yang mendekat ke basis dakwah:
Layanan Kesehatan di Lokasi Pengajian: RSMJ akan menerjunkan tim medis untuk pemeriksaan kesehatan rutin (tensi, gula darah) di sela-sela pelaksanaan PUAP dan PUSPA. "Jamaah mengaji, pulangnya sehat jasmani dan rohani," ungkap dr. Iwan.
Fast Track Warga Muhammadiyah: Program prioritas layanan administrasi bagi pengurus dan warga aktif yang berobat ke RSMJ, memastikan kenyamanan dan kemudahan akses.
Modernisasi Fasilitas: Peningkatan sarana medis untuk menjamin standar pelayanan terbaik bagi masyarakat Jombang secara umum.
Lazismu Jombang: Topang Dakwah dengan Kedermawanan
Melengkapi pilar kesehatan, Bapak Dedik Harianto, S.Pt, M.Sos dari Lazismu Jombang memaparkan strategi penguatan dana umat. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara PCM, Lazismu, dan Rumah Sakit.
"Lazismu hadir untuk memastikan tidak ada warga dhuafa yang terlantar pengobatannya. Sinergi kita dengan RS Muhammadiyah Jombang akan semakin kuat di tahun 2026 ini," jelas Pak Dedik.
Beliau juga mengajak PCM untuk mengoptimalkan potensi Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS) di cabang masing-masing. Dana yang terhimpun akan dikembalikan dalam bentuk program produktif, beasiswa, santunan kesehatan, dan dukungan operasional bagi dakwah PUAP serta PUSPA.
Resolusi 2026: Satu Gerakan, Satu Barisan
Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan strategis "Trisula Dakwah 2026": Dakwah (PUAP/PUSPA) – Kesehatan (RSMJ) – Sosial (Lazismu).
Ketiga elemen ini akan bergerak dalam satu komando. PCM bertugas menggerakkan jamaah, RS Muhammadiyah Jombang menjaga kesehatan fisiknya, dan Lazismu menopang ketahanan sosial-ekonominya. Dengan sinergi yang solid di bawah naungan PDM Jombang, tahun 2026 diharapkan menjadi momentum percepatan gerakan dakwah yang menggembirakan dan berkemajuan di Kota Santri.
Iklan
sponsor

